Berita

SALMAN AL FARISI: JADIKAN MATEMATIKA DICINTAI MURID

Banda Aceh - Nazarullah ZA - Tujuan dari pelaksanaan Diklat adalah untuk mengasah kembali guru-guru selama berada di BDK Aceh, agar sepulang dari kegiatan diklat, guru-guru bisa mengaplikasikan ilmunya selama mengikuti kegiatan diklat. Demikian disampaikan Kepala BDK Aceh Salman Al Farisi. S.Ag, M.Pd saat membuka Kegiatan Diklat Substantif Guru Matematika MI (Senin, 11/9) di aula BDK Aceh.

Selanjutnya, Salman berharap agar pasca mengikuti diklat nanti, Guru-Guru Matematika bisa menjadikan pelajaran matematika lebih disukai dan dicintai oleh murid-murid di lembaga masing. Upayakan agar matematika bisa menjadi salah satu mata pelajaran yang disukai oleh siswa. Oleh karena itu, kepala BDK Aceh berharap agar selama di BDK, bisa mengikuti diklat dengan serius dan tuntas.

Ikutilah diklat dengan serius, kata salman Al Farisi. Agar setelah diklat akan ada perubahan dalam menyajikan pelajaran. Hal ini penting, Dikarenakan, diklat itu adalah ibarat HP yang butuh untuk dicharger ulang agar kwalitas batrenya akan lebih baik.

Harapan lainya, Kepala BDK mengajak semua guru matematika yang mengikuti diklat untuk bisa menjadi pendidik yang baik bagi siswa. Kedepankan keteladanan yang baik, agar siswa dapat mengambil contoh dari guru-gurunya. Keteladan guru bagi siswa adalah bagian dari proses pendidikan. Karena, Pendidikan itu adalah upaya untuk memanusiakan manusia oleh manusia yang telah menjadi manusia yaitu guru.

Menjadi guru bukan hanya berperan sebagai pengajar, tapi harus bisa sekaligus menjadi pendidik. Ajakan ini tidak hanya ditujukan kepada peserta diklat, tapi kami juga kata Salman, mengajak pula untuk semua panitia diklat dan juga ASN BDK Aceh yang setiap saat membentuk atau melahirkan output peserta diklat yang lebih baik. ASN BDK Aceh akan dikatakan gagal, bila hanya mengajak peserta diklat ke arah lebih baik, tapi mereka (ASN BDK) malah tidak bisa menjadi teladan, kata Salman Al Farisi di penghujung sambutannya.

Drs. H. Abdussalam, M.Pd, CTESOL. Selaku ketua panitia menyampaikan bahwa, diklat Subtanstif Guru Matematika MI diikuti 30 orang Guru dari 23 Kab/Kota di Provinsi Aceh. Segala beban biaya, akomodasi dan tranportasi peserta, dibebankan kepada DIPA BDK Aceh Tahun 2018. (Humas & Protokol BDK Aceh)

Copyright 2016. Balai Diklat Keagamaan Provinsi Aceh - Hak Cipta dilindungi Undang-undang